Tugas Individu (4)
EKONOMI MONETER II
Oleh :
LINDA
IDO
B1A119037
JURUSAN
ILMU EKONOMI DAN STUDI PEMBANGUNAN
FAKULTAS
EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS
HALU OLEO
KENDARI
2021
- Data jumlah uang beredar M1, M2, dan M3
- Data Triwulan
- Data Tahunan
- Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah uang beredar
1. Data yang cenderung meningkat lebih tinggi
perkembangannya yakni pada tahun 2021
meskipun data pada tahun 2021 hanya sampai pada bulan Juli. Namun Jumlah Uang
beredar di setiap bulan pada tahun 2021 cenderung perkembangannya lebih tinggi
di banding dua tahun sebelumnya. Misalnya pada bulan Januari Jumlah Uang
Beredar M1 tercatat sebesar 176229380,00 Miliar Rupiah, M2 tercatat
676101746,00 Miliar Rupiah dan M3 Tercatat 678229167,00 Miliar Rupiah. Kemudian pada bulan-bulan berikutnya Sampai
bulan Juli M1 tercatat 193338119,00 milliar rupiah, M2 Tercatat 714917297,00
dan M3 Tercatat 716623217,00 mengalami peningkatan yang menurut saya cukup
signifikan. Terhitung Agustus 2021, Bank Indonesia melakukan pengelompokan
ulang/reklasifikasi komponen uang beredar. Reklasifikasi dilakukan atas
tabungan Rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu, dari semula pada komponen
uang kuasi menjadi bagian dari komponen uang beredar dalam arti sempit (M1).
Reklasifikasi komponen uang beredar dimaksud bertujuan untuk menyempurnakan
pengelompokan komponen uang beredar sesuai dengan perkembangan terkini dan
menjaga relevansi besaran-besaran komponen dalam Uang Beredar Indonesia,
mengacu kepada standar internasional Monetary and Financial Statistics Manual
and Compilation Guide (MFSMCG) [5]. Reklasifikasi juga akan meningkatkan
akurasi analisis yang dilakukan karena pengklasifikasian yang lebih sesuai.
Perkembangan ekosistem digital mendorong penggunaan alat pembayaran non-tunai
khususnya dalam transaksi ritel, baik melalui kartu debet, transfer dana dan
uang elektronik. Sumber dana yang digunakan untuk bertransaksi tersebut
mayoritas berasal dari simpanan masyarakat di Bank, terutama berupa tabungan
Rupiah. Dalam perkembangannya, tabungan Rupiah masyarakat di Bank mengalami
pergeseran fungsi, lebih kepada motif transaksi.
2. Data yg cenderung stabil perkembangannya yakni pada Tahun
2020. Pada bulan Januari sampai September kisaran perkembangannya pada angka
14-17 Miliar Rupiah ( M1 ), meskipun pada bulan April mengalami Penurunan yakni Jumlah Uang beredar
M2 dalam hal ini Likuiditas Perekonomian
tercatat 623826700,00 miliar rupiah di bandingkan pada bulan Maret
sebelumnya M2 tercatat 644045740,00 miliar rupiah begitu juga dengan M1 dan M3
dalam data bulanan tersebut, meskipun penurunannya tidak terlalu tajam. Hal ini
di karenakan Uang Giral ( M1 ) dan Surat Berharga Selain Saham(M2) mengalami
penurunan pada bulan tersebut. Kemudian setelah itu, pada bulan berikutnya
yakni Mei 2020 mengalami peningkatan kembali dengan M2 tercatat 646819350,00
miliar rupiah, M1 tercatat 163775066,00 dan M3 tercatat 649261505,00 miliar
rupiah.
3. Data yang cenderung menurun Perkembangannya yakni pada
tahun 2019. Hal ini terjadi pada bulan Juli kemudian berlanjut di bulan
berikutnya yakni Agustus 2019. Likuiditas perekonomian atau uang dalam arti
luas ( M2 ) pada bulan Juli tercatat 594113200,00 miliar rupiah kemudian
terjadi penurunan kembali pada bulan berikutnya yakni bulan Agustus dengan M2
tercatat 593456100,00. Begitu pila dengan Jumlah Uang Beredar M1 dan M3
mengalami penurunan dari bulan sebelumnya dan berlanjut pada bulan berikutnya.
M1 tercatat 148780100,00 Miliar Rupiah dan pada bulan berikutnya yakni bulan
Agustus sebesar 147554400,00 Miliar Rupiah.
4. Data PDB Indonesia Atas Dasar Harga Berlaku ( ADHB ) dan
Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) Tahun 2019,2020,2021
*Analisis
Data Triwulan baik data PDB maupun Data Jumlah Uang Beredar ( M1,M2,M3 )
|
PDB Indonesia Menurut Lapangan Usaha |
2019 |
2020 |
2021 |
|
|
|
|
|
|
Total PDB ADHK dan
ADHB |
25680183,7 |
25205600,4 |
13117512,1 |
|
|
|
|
|
|
Total M1 |
1319385600,00 |
1444920089,00 |
1293638962,00 |
|
|
|
|
|
|
Total M2 |
5258862900,00 |
4445237973,00 |
4868046821,00 |
|
|
|
|
|
|
Total M3 |
5277377700,00 |
4466346493,00 |
4880930363,00 |
v
Rasio
Perputaran Uang M1 Terhadap Produk
Domestik Bruto Indonesia adalah sebesar 51,3775764
miliar rupiah (2019), 57,32535889
miliar rupiah ( 2020 ), dan pada tahun 2021 sebesar 98,61923146 miliar rupiah.
v
Rasio
Perputaran M2 Terhadap Produk
Domestik Bruto Indonesia yakni sebesar 204,7829159
miliar rupiah (2019), 176,3591385
miliar rupiah (2020), dan tercatat pada tahun 2021 371,1105264
miliar rupiah.
v
Rasio
Perputaran Uang M3 Terhadap Produk Domestik Bruto Indonesia yaitu pada tahun
2019 tercatat 205,5038921 miliar
rupiah, tahun 2020 sebesar 177,1965921
miliar rupiah dan pada tahun 2021 sebesar
372,09269 miliar rupiah.
Terimakasih materinya, sangat bermanfaat
BalasHapusNice 👍
BalasHapusThe best blog in the world.
BalasHapusMaterinya sangat bermanfaat
BalasHapusMaterinya sangat bermanfaat karena pada materi tersebut menjelaskan data-data uang yang beredar
BalasHapusMngkin kiranya di lain waktu bisa di pertegas kembali materinya
BalasHapusTerma kasih atas sarannya👍
HapusMasya Allah
BalasHapusMaterinya bermanfaat bangat👍
BalasHapusMakasih atas informasinya.... luar biasa materi yang anda bagikan sangat bermanfaat dan penting bagi semua orang......masya Allah 👍
BalasHapusLuar biasa👍👍
BalasHapusLuar biasa materinya membuat saya lebih paham kebijakan moneter
BalasHapuswoww informasi yang sangat baikkk
BalasHapus