Assalamua'alaikum Happy Readers😃
Ada materi baru nih mengenai Kebijakan Moneter ... yuk disimak👇
Ø Paradigma Baru Kebijakan Moneter
Pasca GFC 2008/2009 paradigma kebijakan mengarah pada pentingnya kestabilan keuangan dalam mendukung kestabilan harga. Kompeksitas permasalahan dan tambahan sasaran kebijakan mengisyratkan perluna penguatan strategi bauran kebijakan (Policy mix), Monetar policy, macroprudential policy dan capital flows management. Dalam konteks perekonomian kecil dan terbuka, perlu di dukung oleh penguatan kelembagaan melalui koordinasi dan strategi komunikasi.
Ø Evolusi Kerangka Strategis Kebijakan Moneter
Flexible Inflation Targeting Framework- Svenson (2009)
Integrated Inflation Targeting Framework-Agenor dan Siva (2019)
Didefenisikan sebagai rezim flexibel inflation targeting dengan beberapa karateristik tambahan sebagai berikut :
- Bank sentral memegang mandat keuangan secara explisit
- Suku bunga kebijakan moneter harus dapat merespon secara langsung terhadap pertumbuhan kredit yang sangat cepat
- Kalibrasi kebijakan moneter dan makroprudensial untuk mencapai stabilitas makro ekonomi dan keuangan.
- Implementasi kerangka strategi di dasarkan pada model instrumen dan komunikasi yang baik untuk menghindari adverse effect dari kreditbilitas kebijakan moneter.
Ø Perbedaan Karateristik Paradigma Baru
· Sasaran makro ekonomi
· Aspek kelembagaan
Ø Kebijakan Moneter Indonesia 1999-2020
Ø Perubahan Kerangka Strategi BI : 1999-2009
Ø Perubahan Kerangka Strategi BI : 2010-2020
Ø Perubahan Kerangka Strategi Oleh BI
Ø Perubahan Suku Bunga Acuan Kebijakan Oleh BI
Ø Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter
Ø Pencapaian Target Inflasi Indonesia
Referensi
- https://www.bi.go.id/id/bi-institute/policy-mix/core/Documents/Kebijakan%20Moneter.pdf
- https://aeyogy.wordpress.com/2015/05/15/kerangka-kebijakan-moneter-teori-dan-penerapan-di-indonesia/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar